Banser Jatisampurna Amankan Perayaan Paskah 2026, Wujud Nyata Toleransi Antarumat Beragama

Banser Jatisampurna Amankan Perayaan Paskah 2026, Wujud Nyata Toleransi Antarumat Beragama

Kota Bekasi— Perayaan rangkaian Hari Paskah 2026 di Gereja St. Stanislaus Kostka berlangsung aman dan khidmat berkat keterlibatan aktif Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satkoryon Jatisampurna dalam pengamanan kegiatan. Pengamanan dilakukan sejak 2 hingga 5 April 2026 sebagai bentuk nyata komitmen menjaga toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat.

Para anggota Banser terlihat berjaga di berbagai titik strategis gereja selama rangkaian ibadah Pekan Suci, termasuk saat puncak perayaan Misa Vigili Paskah yang digelar pada Sabtu (4/4/2026). Kehadiran mereka mendapat apresiasi luas dari jemaat maupun unsur pemerintah setempat.

Camat Jatisampurna, Natawirya, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran Banser dalam pengamanan ini merupakan cerminan nilai luhur bangsa Indonesia. “Apa yang dilakukan Banser hari ini adalah implementasi nyata dari sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Ini menjadi contoh konkret bagaimana perbedaan dapat dirajut dalam harmoni,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas elemen masyarakat seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat rasa saling percaya antarumat beragama.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PAC Ansor Jatisampurna, H. Dul Hamid, yang turut hadir dalam tugas penjagaan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna kemanusiaan yang mendalam. “Kegiatan ini adalah bentuk ukhwah basyariyah, yaitu persaudaraan kemanusiaan tanpa memandang agama, suku, ras, atau bangsa. Kita semua berasal dari asal yang sama, yaitu Nabi Adam dan Hawa. Oleh karena itu, bukan hanya toleransi kepada umat Kristiani saja, tetapi kepada semua umat beragama,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan penjagaan gereja dalam perayaan hari besar keagamaan seperti ini merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap tahun. “Ini sudah menjadi komitmen kami untuk menjaga kerukunan dan memastikan saudara-saudara kita dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Senada dengan itu, Romo Antonius Yakin Cipta Mulya menyampaikan apresiasi mendalam atas keterlibatan Banser dalam pengamanan perayaan Paskah tahun ini. Dalam sambutannya, ia menilai kehadiran Banser sebagai simbol kuat toleransi di Indonesia.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan Banser sebagai organisasi otonom di bawah Nahdlatul Ulama. Toleransi beragama yang kita saksikan hari ini adalah bukti bahwa kerukunan itu nyata dan harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia berharap sinergi seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kehidupan beragama yang damai dan harmonis.

Kegiatan pengamanan oleh Banser ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah, tetapi juga memperkuat pesan bahwa Indonesia adalah rumah bersama bagi seluruh pemeluk agama. Dengan semangat gotong royong dan toleransi, masyarakat Jatisampurna kembali menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memecah belah. [Sy]

Artikel Terkait