Bekasi (PCNU Kota Bekasi) - 8 Februari 2026, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kota Bekasi berhasil menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-10 IPNU dan ke-9 IPPNU di Graha Hartika Wulan Sari, Kota Bekasi. Mengangkat tema Meneguhkan Khittah Pelajar NU di Tengah Perubahan Zaman, agenda ini menjadi ruang strategis untuk menentukan arah organisasi sekaligus memperkokoh peran pelajar NU dalam menghadapi dinamika era digital.
Ketua PC IPNU Kota Bekasi, Hilmi Nizar Saputro, menyampaikan bahwa Konfercab berfokus pada penguatan konsolidasi internal, evaluasi kepengurusan sebelumnya, serta perumusan program kerja yang selaras dengan kebutuhan pelajar masa kini. Ia menekankan pentingnya menjaga pijakan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah derasnya perubahan sosial dan kemajuan teknologi.
Senada dengan itu, Ketua PC IPPNU Kota Bekasi, Sephia Nurbaiti, menuturkan bahwa forum ini membahas sejumlah isu krusial, mulai dari kaderisasi, literasi digital, hingga penguatan kepemimpinan pelajar. Menurutnya, IPNU-IPPNU memiliki tanggung jawab melahirkan pelajar yang adaptif, kritis, dan tetap berkarakter moderat.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kota Bekasi melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, H. Yoyo Suhaimi, S.Ag. Ia menilai IPNU-IPPNU berperan penting dalam pembinaan generasi muda dan berharap Konfercab menghasilkan kepemimpinan visioner beserta program yang memberi dampak nyata bagi pelajar dan masyarakat.
Ketua panitia, Muhammad Firdaus, menjelaskan bahwa Konfercab diikuti delegasi dari berbagai komisariat dan pimpinan anak cabang se-Kota Bekasi. Ia berharap forum ini melahirkan keputusan strategis yang memperkuat sinergi organisasi dan dapat segera diimplementasikan pasca-Konfercab.
Melalui Konfercab ini, kepengurusan baru diharapkan mampu mengakselerasi penguatan karakter pelajar NU, meningkatkan kapasitas kader di bidang pendidikan dan teknologi, serta menghadirkan program-program responsif terhadap perubahan sosial. Upaya tersebut dirancang melalui pengembangan literasi digital, pelatihan kepemimpinan, dan optimalisasi media sebagai sarana dakwah pelajar.
Di sesi akhir acara, para pimpinan mengajak seluruh kader IPNU-IPPNU Kota Bekasi untuk terus menjaga jati diri pelajar NU, mempererat solidaritas, dan berinovasi agar organisasi tetap relevan. Konfercab ini menegaskan komitmen IPNU-IPPNU Kota Bekasi dalam menyiapkan generasi pelajar yang religius, cerdas, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai ke-NU-an.