Bekasi (PCNU Kota Bekasi) — Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kota Bekasi menggelar webinar bertema “Perang Timur Tengah dan Dampaknya bagi Dunia Islam dan Indonesia” pada Jumat (6/3) di Bekasi. Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas konflik geopolitik Timur Tengah dari berbagai sudut pandang.
Webinar tersebut menghadirkan jurnalis dan aktivis kemanusiaan, Muhammad Husen Gaza, serta Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional FISIP UIN Jakarta, Robi Segara. Kegiatan ini dipandu oleh Ketua Lakpesdam PCNU Kota Bekasi, Muhammad Hisyam, S.Pd., dan turut dihadiri Ketua PCNU Kota Bekasi, KH. Ayi Nurdin, MH.
Dalam pemaparannya, Husen Gaza menyoroti sejarah berdirinya Israel. Ia mengutip pandangan Prof. Dr. Abdul Fattah yang menyebut bahwa Israel bukan sekadar sebuah negara, melainkan proyek kolonial yang ditanam oleh negara-negara Barat di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, proyek tersebut sejak awal dirancang untuk memperkuat pengaruh Barat sekaligus melemahkan Palestina dan kawasan sekitarnya. “Israel bukan sekadar negara biasa, tetapi proyek kolonial yang ditanam oleh kekuatan Barat untuk menghancurkan Palestina,” ujar Husen Gaza dalam diskusi tersebut.
Sementara itu, Robi Segara membahas dinamika konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran, serta dampaknya terhadap dunia Islam. Ia juga menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dalam merespons konflik tersebut.
Robi menjelaskan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga mempengaruhi politik global, ekonomi, serta solidaritas dunia Islam.
Melalui webinar ini, Lakpesdam PCNU Kota Bekasi berharap masyarakat dapat memahami konflik Timur Tengah secara lebih komprehensif serta melihat implikasinya terhadap dunia Islam dan Indonesia. Diskusi ini juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk memperkuat literasi geopolitik dan sikap kemanusiaan terhadap berbagai konflik internasional.